BPBD KOTA MANADO GELAR PELATIHAN VERTICAL RESCUE BERSAMA FPTI SULUT DAN KPA MITOS

19

LIPUTANMETRONEWS || Manado, Senin 25 Mei 2026 — BPBD Kota Manado melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Angkatan II Vertical Rescue bekerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia Sulawesi Utara dan KPA Mitos, dengan tema “Berani, Tangguh dan Terlatih dalam Misi Kemanusiaan di Alam Bebas”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026, bertempat di Taman Berkat, Kota Manado.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar penyelamatan di medan vertikal sekaligus membentuk personel yang siap menghadapi kondisi darurat dan misi kemanusiaan di alam bebas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibimbing langsung oleh instruktur FPTI Sulawesi Utara, yakni Said Banteng dan Octries Johannes Katameri selaku pengurus. Para peserta mendapatkan materi dasar teknik vertical rescue, penggunaan peralatan, teknik evakuasi, hingga simulasi penyelamatan di medan ketinggian.

Kegiatan ini turut dihadiri dan diikuti langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado, Donald Sambuaga. Dalam keterangannya, ia memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pelatihan tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu membentuk sumber daya manusia yang siap siaga, terampil, dan memiliki jiwa kemanusiaan. Kemampuan vertical rescue sangat dibutuhkan dalam situasi kebencanaan maupun operasi penyelamatan di lapangan. Ini juga merupakan bagian dari instruksi Walikota dan Wakil Walikota Manado agar personel BPBD terus meningkatkan kemampuan dan menjadi personel yang terlatih dalam menghadapi situasi bencana,” ujar Donald Sambuaga.

Ia juga menambahkan bahwa harapan Walikota dan Wakil Walikota Manado agar setiap Perangkat Daerah terus mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai bidang tugas masing-masing. Secara khusus, Aparatur Sipil Negara di lingkungan BPBD diharapkan mampu menguasai teknis penanggulangan bencana, terutama dalam proses penyelamatan warga, evakuasi korban, hingga penanganan pengungsi apabila terjadi situasi kedaruratan.

Sementara itu, Ketua KPA Mitos, Yonggi Lanawang, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan pelatihan tersebut sebagai bagian dari pengembangan kapasitas relawan dan personel kebencanaan di Sulawesi Utara.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun mental keberanian, ketangguhan, serta keterampilan peserta dalam bidang rescue. Tidak hanya sekadar memahami teori, tetapi juga mampu bekerja sama dan bertindak cepat dalam situasi darurat di alam bebas,” ungkap Yonggi Lanawang.

Kegiatan Diklatsar Angkatan II Vertical Rescue berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta, serta diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan teknis personel dalam mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Kota Manado. advetroial

Leave A Reply

Your email address will not be published.