LIPUTANMETRONEWS || MANADO – Layanan listrik 1 x 24 jam resmi menyala di Desa Bebalang, Desa Beeng Laut, Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta Pulau Siladen, Kota Manado. Peresmian berlangsung secara hybrid dari Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jalan 17 Agustus, Manado.
Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam memperluas akses energi sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan Sulawesi Utara.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK), melalui Wakil Gubernur Victor Mailangkay yang membacakan sambutannya, mengatakan kehadiran listrik sepanjang hari bukan sekadar memberikan penerangan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pemerataan pembangunan.
“Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan PLN dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Victor saat membacakan sambutan Gubernur YSK.
Menurut YSK, ketersediaan listrik 24 jam diharapkan memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain menunjang aktivitas sehari-hari, listrik juga dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat sektor pariwisata, khususnya di wilayah kepulauan.
YSK menyebut penyalaan listrik penuh di tiga wilayah tersebut menjadi momentum istimewa menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Listrik 1 x 24 jam adalah urat nadi pembangunan, pemicu roda perekonomian, sarana peningkatan mutu pendidikan anak-anak kita, serta penguat sektor pariwisata bahari yang menjadi kebanggaan daerah,” katanya.
Ia menegaskan pembangunan di Sulawesi Utara harus menjangkau seluruh wilayah tanpa terkecuali. Kondisi geografis kepulauan, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat untuk tertinggal dalam menikmati layanan dasar.
“Tidak ada masyarakat yang terbelakang dan tidak ada pulau yang terabaikan,” tegas YSK.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) UID Suluttenggo yang dinilai telah bekerja keras meningkatkan layanan kelistrikan. Apresiasi turut diberikan kepada Pemerintah Kota Manado, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, TNI/Polri, serta masyarakat yang mendukung proses tersebut.
Kepada masyarakat Desa Bebalang, Desa Beeng Laut dan Pulau Siladen, YSK berpesan agar fasilitas listrik yang telah tersedia dijaga dan dimanfaatkan secara produktif.
“Jaga dan manfaatkan sarana kelistrikan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produktivitas, taraf hidup, dan kesejahteraan keluarga,” pesannya.
Peresmian dilakukan secara hybrid. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengikuti kegiatan dari Kantor Gubernur Sulut, sementara jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan PLN UP3 mengikuti kegiatan dari Beeng Laut. Di Pulau Siladen, kegiatan diikuti pemerintah desa bersama PLN ULP Paniki.
YSK kemudian secara resmi menyatakan layanan listrik 1 x 24 jam di Desa Bebalang, Desa Beeng Laut dan Pulau Siladen telah diresmikan.
Dengan tersedianya listrik sepanjang hari, pemerintah berharap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di ketiga wilayah tersebut semakin berkembang, sekaligus membuka peluang baru bagi sektor pendidikan, usaha masyarakat dan pariwisata.