Capaian Visi-Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut 2025 Tunjukkan Tren Positif di Berbagai Sektor

LIPUTANMETRONEWS || MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melaporkan berbagai capaian program pembangunan yang merupakan bagian dari pelaksanaan visi “Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” sepanjang tahun 2025. Berbagai indikator pembangunan menunjukkan hasil positif, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, penguatan tata kelola pemerintahan, hingga peningkatan layanan publik dan ketahanan pangan.

Laporan capaian visi dan misi kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang dipublikasikan pada 22 Mei 2026 tersebut memuat delapan misi utama pembangunan daerah yang menjadi fokus pemerintah provinsi selama tahun 2025.

Dalam bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia, Sulawesi Utara mencatat sejumlah kemajuan penting. Salah satunya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 75,68 pada tahun 2024 menjadi 76,32 pada tahun 2025 atau naik sebesar 0,64 poin. Selain itu, provinsi ini juga meraih penghargaan nasional Government Award kategori Outstanding Province in Life Expectancy Value.

Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan akses pendidikan melalui pembangunan SMA Taruna Nusantara di Noongan, Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa, serta pembangunan Sekolah Rakyat di Manado dan Minahasa. Di sektor pendidikan tinggi, dibuka Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian di Universitas Negeri Manado (UNIMA).

Upaya peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan kepada 1.612 siswa SMA, 454 siswa SMK, dan enam siswa SLB. Selain itu, rehabilitasi fasilitas sanitasi dilakukan pada 28 SMA, 18 SMK, dan empat SLB di Sulawesi Utara.

Pada sektor kesehatan, capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) meningkat menjadi 99,1 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,4 persen. Sulawesi Utara juga memperoleh apresiasi sebagai daerah peduli kesehatan dan pemenuhan gizi anak.

Di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,66 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada pada angka 5,11 persen. Sementara itu, realisasi investasi mencapai Rp10,1 triliun atau 109 persen dari target sebesar Rp9,3 triliun.

Pemerintah juga mencatat penurunan ketimpangan ekonomi yang ditunjukkan melalui turunnya Gini Ratio dari 0,347 menjadi 0,341. Selain itu, Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara tahun 2026 naik menjadi Rp4.002.630 dari sebelumnya Rp3.545.000.

Dalam mendukung ketahanan pangan, pemerintah mempercepat Program Makan Bergizi Gratis dengan 162 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, dimana 148 unit di antaranya telah melakukan distribusi layanan kepada masyarakat. Selain itu, pembukaan sekitar 8.000 hektare lahan sawah baru dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

Pengembangan infrastruktur dan daya saing daerah juga terus dilakukan melalui penyelesaian pembangunan Tahap IV Jalan Manado Outer Ring Road III serta revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Sementara itu, pada sektor energi, pemerintah berhasil menyediakan layanan listrik selama 24 jam di tujuh pulau yang berada di Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperoleh penghargaan Ombudsman dengan predikat Kepatuhan Pelayanan Publik kategori Kualitas Pelayanan Baik Tahun 2025. Selain itu, Sulawesi Utara juga meraih predikat Pemerintah Provinsi Terbaik I dalam Penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2029.

Di bidang pengelolaan keuangan daerah, pemerintah memberikan keringanan pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat serta berhasil meraih penghargaan sebagai provinsi terbaik ketiga se-Wilayah Sulawesi dalam implementasi percepatan dan perluasan digitalisasi.

Selain berbagai capaian tersebut, pemerintah juga melaksanakan sejumlah program strategis lainnya seperti revitalisasi objek wisata Sumaru Endo di Remboken, Bukit Kasih Kanonang, revitalisasi Museum Provinsi, pembangunan hunian tetap bagi korban erupsi Gunung Ruang, serta berbagai program pencegahan korupsi melalui kurikulum antikorupsi di sekolah dan sosialisasi di fasilitas kesehatan.

Melalui berbagai capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kemajuan, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Comments (0)
Add Comment