Pemprov Sulut Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan di Tengah Perjalanan Rohani Gubernur Yulius
MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal di tengah perjalanan rohani Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, bersama keluarga ke Israel. Pemprov juga menegaskan perjalanan tersebut tidak menggunakan anggaran daerah, melainkan dibiayai secara pribadi.
Penegasan tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulut, Denny Mangala, menyusul perhatian publik terhadap keberangkatan Gubernur Yulius ke luar negeri.
Mangala menjelaskan, perjalanan tersebut telah direncanakan sejak lama dan merupakan agenda keluarga sekaligus perjalanan rohani. Menurutnya, keberangkatan itu tidak berkaitan dengan tugas kedinasan maupun agenda pemerintahan.
“Perjalanan rohani ini sudah direncanakan sejak lama. Ini merupakan perjalanan keluarga, bukan dalam rangka kerja. Seluruh pembiayaan menggunakan dana pribadi, bukan APBD,” jelas Mangala.
Ia turut menyampaikan bahwa keberangkatan Gubernur Yulius ke luar negeri telah memperoleh izin dari Menteri Dalam Negeri sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku bagi kepala daerah.
Di sisi lain, Pemprov Sulut memastikan aktivitas pemerintahan tidak terhenti selama Gubernur berada di luar negeri. Mangala menyebut, Gubernur tetap memantau perkembangan pemerintahan daerah serta berkoordinasi dengan jajaran perangkat daerah untuk memastikan program kerja dan pelayanan masyarakat tetap berjalan.
“Walaupun berada di luar negeri, Gubernur tetap memonitor dan memberikan arahan agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.
Terkait informasi mengenai sejumlah kepala perangkat daerah yang turut dalam perjalanan tersebut, Mangala menegaskan bahwa biaya keikutsertaan mereka juga ditanggung secara pribadi dan tidak menggunakan anggaran pemerintah.
Untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas, Pemprov Sulut telah mengatur penunjukan Pelaksana Harian (Plh) pada perangkat daerah sesuai kebutuhan dan mekanisme yang berlaku. Pengaturan tersebut dilakukan agar koordinasi internal dan pelayanan publik tetap berlangsung tanpa terganggu.
“Intinya, pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Tidak ada halangan dalam penyelenggaraan pemerintahan selama Gubernur berada di luar negeri,” tegasnya.
Pemprov Sulut berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada masyarakat mengenai perjalanan Gubernur Yulius Selvanus, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap akuntabilitas penggunaan anggaran dan keberlangsungan pelayanan publik.