Pemkot Manado Perkuat Pengelolaan Risiko SKPD Lewat Bimtek Manajemen Risiko
Manado – Pemerintah Kota Manado terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan melalui pengelolaan risiko yang baik di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal ini ditandai dengan kehadiran Wali Kota Manado, Bpk. Andrei Angouw, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko Indeks Perangkat Daerah, yang dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Hotel Gran Puri Manado.

Kegiatan Bimtek tersebut diselenggarakan oleh Inspektorat Kota Manado dengan tujuan meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah daerah terkait manajemen risiko dalam pelaksanaan program dan kegiatan di lingkungan Pemerintah Kota Manado.

Dalam sambutannya, Wali Kota Manado menekankan pentingnya pemahaman terhadap berbagai indikator risiko yang dapat muncul dalam pelaksanaan program di setiap SKPD. Menurutnya, pengelolaan risiko yang baik akan membantu pemerintah daerah dalam mengambil keputusan yang tepat serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

“Kasus-kasus yang ada harus kita identifikasi agar dapat menjadi pembelajaran dan memotivasi kita untuk melaksanakan program dan kegiatan yang lebih baik ke depannya,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Manado perlu belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi sebelumnya agar tidak terulang kembali di masa mendatang. Dengan demikian, setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Saya berharap pelayanan kepada masyarakat dapat semakin maksimal melalui pelaksanaan program yang baik serta mampu meminimalisir risiko-risiko yang ada,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Manado, Bpk. dr. Steaven Dandel, MPH, Inspektur Kota Manado, Bpk. Judhy Eduard, S.T., M.Ars., CGCAE., CGRE., perwakilan Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, para Kepala SKPD, serta undangan lainnya.
Melalui Bimtek Manajemen Risiko ini, diharapkan seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Manado dapat menerapkan manajemen risiko secara optimal guna mendukung terciptanya pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. ADV