Mitra, LiputanMetroNews.com – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Ronald Kandoli menghadiri Pelantikan dan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Minahasa Tenggara Masa Khidmat 2026-2031 yang digelar di Soekarno Legislative Hall, Ratahan, Senin (2/11/2026).
Pelantikan pengurus baru dipimpin oleh Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Utara, H. Abid Takalamingan, S.H., M.H.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Mitra Chris Rumansi, SP, M.Si, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, SIK, M.Han, Sekretaris Daerah David H. Lalandos, AP, MM, Inspektur Daerah Muchtar Wantasen, SE, Kepala Badan Kesbangpol Frangky Batubuaja, SE, MM, Ketua DPC ABPEDNAS Kab. Mitra, Pengurus MUI Provinsi Sulut, Perwakilan Kemenag Mitra, Pihak Koramil Ratahan serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya Ketua Umum beserta seluruh jajaran pengurus MUI Minahasa Tenggara yang baru. Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ikrar tanggung jawab dan amanah luhur.
Bupati menyampaikan Majelis Ulama Indonesia memegang peranan yang sangat unik sekaligus strategis. MUI adalah jembatan emas yang menghubungkan antara umara (pemerintah) dan umat. Sebagai shodiqul hukumah (mitra strategis pemerintah), MUI diharapkan mampu memberikan masukan yang objektif dan konstruktif. Sementara sebagai khadimul ummah (pelayan umat), MUI wajib mengayomi, membimbing, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan keagamaan maupun sosial.
Melalui momentum tersebut, Bupati menitipkan tiga tantangan besar yang perlu dijawab oleh program kerja MUI ke depan:
1. Penguatan Literasi Digital Berbasis Akhlak: MUI diharapkan hadir sebagai jangkar moral di ruang digital untuk menuntun generasi muda agar memanfaatkan teknologi dengan bijak, serta mengisi ruang siber dengan narasi yang sejuk dan edukatif.
2. Pemberdayaan Ekonomi Umat: Mendorong MUI untuk merumuskan program penguatan ekonomi syariah, pendampingan UMKM halal, serta optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi menekan angka kemiskinan.
3. Implementasi Rukun di Tingkat Akar Rumput: Memastikan nilai toleransi dan kerukunan di Minahasa Tenggara tidak hanya manis di tingkat elite, tetapi benar-benar terawat dalam kehidupan bertetangga sehari-hari.
Bupati menegaskan pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dan sangat membutuhkan topangan doa serta tuntunan moral dari para ulama agar ketenteraman masyarakat dan keberkahan daerah senantiasa terjaga.
Berikut Susunan Pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Minahasa Tenggara Masa Khidmat 2026–2031:
DEWAN PERTIMBANGAN
Ketua: Drs. Nasruddin Manoso, MM
Wakil Ketua: Prof. Dr. Achmad Paturusi, M.Kes., AIFO
Wakil Ketua: M. Irwan Abdjulu, SE
Wakil Ketua: Zulkarnain Tadore, M.Pd
Wakil Ketua: Kisman Hala, SE
Sekretaris (EO): Arief Umar (Ex Officio)
Anggota: Imanudin Kadi, S.H, Artly Kountur, S.Sos, Hi. Sukardi Mokoginta, H. Husain Ishak, M.Pd, Drs. Sruwi Isnaini
PENGURUS HARIAN
Ketua Umum: Dahri Pakaya, S.E
Ketua: Drs. H. Kasim Mololonto, S.H
Ketua: Dr. Ridwan, S.Pd., M.AP
Ketua: Sumitro Minggu, S.Ag
Ketua: H. Natsir Puili, S.E
Ketua: Ibrahim Tampolo
Ketua: Agusalim Sineke, S.Pd
Sekretaris Umum: Arief Umar
Sekretaris: Tayeb Muslim, hS.HI
Sekretaris: Muliadi Miha, S.Ag
Sekretaris: Ridwan Nur Sineke, S.Pd., M.Pd
Sekretaris: Hj. Ulfa Sarundayang
Sekretaris: Mario Kaluku, S.HI., M.H
Bendahara Umum: Hj. Deyske Rimala Sangia, S.H., M.H
Bendahara: Sifa Butiti, S.Ag
Bendahara: Hj. Rasni Pontororing
Bendahara: Sukandi
(Jimmy)