Perkuat Teknologi informasi dan Data Geospasial ,Bupati Minsel FDW Teken Pemanfaatan SISGITA
MINSEL, LMN – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antar Daerah serta Perjanjian Kerja Sama tentang Replikasi dan Pemanfaatan Aplikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA), yang dilaksanakan di Aula Blandongan, Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin ( 21/09/2026)
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menandatangani kerja sama antardaerah terkait replikasi dan pemanfaatan Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA). Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dan data geospasial untuk mendukung pengelolaan informasi pertanahan dan perpajakan daerah secara lebih terintegrasi, akurat, dan berbasis data spasial, melalui replikasi sistem yang telah diterapkan di Kota Tangerang Selatan.
Pelaksanaan kerja sama tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait penguatan integrasi data Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), termasuk dalam mendukung proses validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Integrasi tersebut memiliki arti penting dalam membangun kesesuaian dan keterhubungan data pertanahan dengan data perpajakan daerah. Dengan basis data yang semakin terintegrasi, pemerintah daerah memiliki dukungan informasi yang lebih baik dalam melakukan pemetaan objek pajak, validasi data pertanahan, serta penguatan administrasi penerimaan daerah.
Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya melalui penguatan pengelolaan data pertanahan dan perpajakan berbasis geospasial. Pemanfaatan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan akurasi identifikasi, verifikasi, dan pemutakhiran data objek pajak serta memperkuat basis data daerah sebagai pendukung perencanaan pembangunan, pengelolaan aset, pengambilan keputusan, dan optimalisasi potensi pendapatan daerah. Melalui kerja sama antardaerah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga memperoleh ruang untuk mempelajari dan mereplikasi inovasi yang telah diterapkan di Kota Tangerang Selatan dengan menyesuaikannya terhadap kebutuhan dan karakteristik daerah, termasuk aspek kesiapan data, kelembagaan, sumber daya manusia, integrasi antarperangkat daerah, serta keberlanjutan pemanfaatan sistem. Selanjutnya, kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi perangkat daerah terkait sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tujuan mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan berbasis data serta meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Pada rangkaian agenda penandatanganan kerja sama, Pemerintah Kota Tangerang Selatan turut menyelenggarakan Tangsel Expo yang menampilkan berbagai produk unggulan dan potensi ekonomi kreatif daerah. Pameran tersebut melibatkan pelaku UMKM binaan UP2K PKK, Dekranasda, serta Perhimpunan Anggrek Indonesia–Tangerang Selatan, sebagai wadah promosi produk lokal sekaligus memperlihatkan potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha dan ekonomi kreatif.
Kehadiran Tangsel Expo memberikan gambaran bahwa penguatan tata kelola pemerintahan dan pemanfaatan teknologi dapat berjalan seiring dengan pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, interaksi dan pertukaran pengalaman antardaerah menjadi referensi dalam mengembangkan inovasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik daerah. Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antardaerah dan Perjanjian Kerja Sama Replikasi dan Pemanfaatan SISGITA menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah serta mendorong pemanfaatan teknologi dan data untuk mendukung peningkatan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Minahasa Selatan.
Bupati Minahasa Selatan hadir didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, yang juga selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sonny Makaenas, A.P., S.I.P., M.Si.; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa Selatan, Tusrianto Rumengan, S.STP., M.Si.; Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Minahasa Selatan, Melky Manus, S.STP.; Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan, Nixon W. Mukuan, S.Sos.; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Minahasa Selatan, Drs. Efer Poluakan.
( VanTTa/**)