Stevanus Liow: ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan Aslinmas sebagai Mitra Strategis Kejaksaan dan Pemda
MINAHASA SELATAN, LiputanMetroNews.com — Senator DPD RI asal Sulawesi Utara yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulut, Stevanus B.A.N. Liow, memimpin agenda konsolidasi organisasi dan pelantikan pengurus DPC Srikandi Jaga Desa serta Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di Kantor Bupati Minsel, Rabu (14/10/2026).
Dalam agenda strategis tersebut, Stevanus Liow hadir bersama Kajati Sulut Dr. Feri Tas, S.H. M.Hum, M.Si, Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, S.H. dan Kajari Minsel Albertus Roni Santoso, S.H., M.H.
Kegiatan ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat kelembagaan serta koordinasi lintas organisasi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Dalam arahannya, Stevanus BAN Liow menegaskan pentingnya membangun sinergi nyata antarlembaga agar keberadaan organisasi tidak sekadar berhenti pada struktur formal, tetapi memberikan kontribusi langsung yang dirasakan oleh warga.
Senator kebanggan masyarakat Sulut menggambarkan ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas sebagai mitra strategis kejaksaan dan pemerintah daerah yang memegang peranan penting layaknya “mata, telinga, dan mulut” dalam menyerap serta menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Intinya, tiga organisasi ini menjadi kekuatan untuk mendorong bahwa desa sebagai pusat dari kekuatan itu sendiri,” ujar Senator yang dikenal vokal memperjuangkan aspirasi daerah tersebut.
Lebih lanjut, Liow menyoroti peran strategis ABPEDNAS dalam mengawal fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Ia menekankan bahwa hubungan yang harmonis antara BPD dan pemerintah desa menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.
Guna memperjelas pentingnya sinergi tersebut, Liow membagikan sebuah analogi sederhana tentang komunikasi kelembagaan.
“Ibarat suami istri, kalau hubungannya bagus, anak-anaknya bahagia. Tapi kalau berkelahi, yang terdampak adalah masyarakat,” tegasnya.
Menurut Liow, ketidakharmonisan komunikasi antarunsur pemerintahan pada akhirnya hanya akan merugikan pelayanan publik dan kesejahteraan warga.
Oleh karena itu, ia mendorong agar dialog serta penyelesaian masalah selalu mengedepankan mekanisme kelembagaan yang arif.
Sebagai langkah nyata ke depan, ABPEDNAS Sulut di bawah kepemimpinan Stevanus Liow berkomitmen untuk terus melanjutkan program pembekalan dan pembinaan organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa di seluruh Minahasa Selatan.
Penguatan kapasitas BPD, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas akan dilakukan beriringan dengan peningkatan pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Kemajuan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada jajaran pemerintah, melainkan ditentukan oleh soliditas organisasi, kualitas hubungan antarlembaga, dan semangat gotong royong seluruh elemen demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
TamuraWatung