Mitra, LiputanMetroNews.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar program POLIDIK (Polisi Peduli Pendidikan di SMK Negeri 1 Ratahan, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Mitra.
Program POLIDIK ini merupakan program unggulan Polri untuk hadir di tengah dunia pendidikan, guna memberikan sosialisasi dan edukasi menyeluruh kepada para pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan edukasi dan pemahaman kepada ratusan siswa mengenai pentingnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
Kapolres menekankan pentingnya pemahaman rambu-rambu lalu lintas sejak dini, kewajiban menggunakan helm SNI, larangan keras mengonsumsi minuman keras (miras) saat berkendara, serta larangan penggunaan knalpot brong/racing yang sangat mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.
”Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan kalian hancur karena tidak tertib berlalu lintas. Masih banyak siswa yang belum cukup umur memaksakan membawa motor, tidak pakai helm, pakai knalpot brong. Itu membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegas AKBP Handoko di hadapan para siswa.
Selain edukasi lalu lintas, poin krusial yang disampaikan Kapolres adalah mengenai bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang.
Kapolres mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan.
”Jauhi narkoba. Sekali kalian mencoba, masa depan kalian akan hancur. Saat ini peredaran narkoba sudah menyasar anak sekolah. Kami dari Polres Mitra akan tindak tegas para pengedarnya, tapi benteng utama ada pada diri kalian sendiri untuk berani berkata TIDAK pada narkoba,” ujar Kapolres.
Pihak sekolah SMK Negeri 1 Ratahan menyambut baik dan mengapresiasi program POLIDIK Polres Mitra yang dinilai sangat positif dan edukatif bagi pembentukan karakter siswa.
Program POLIDIK ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang disiplin hukum, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di usia remaja, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan berprestasi.
”Ini bukan hanya soal penindakan, tapi soal pencegahan dan pembentukan karakter. Polisi Bersama Masyarakat, Polisi Bersama Pelajar. Kita jaga anak-anak kita dari bahaya narkoba dan kecelakaan lalu lintas. Kita semua pasti ingin anak-anak Mitra selamat di jalan, selamat dari narkoba, dan berprestasi di sekolah,” tutup Kapolres.
BAGIKAN HELM GRATIS
Sebagai bentuk rasa kepedulian pada keselamatan masyarakat khususnya siswa sekolah, Kapolres Minahasa Tenggara juga secara langsung membagikan helm SNI gratis kepada para siswa.
Pembagian helm gratis ini diperuntukkan bagi siswa yang setiap hari diantar oleh orang tuanya menggunakan sepeda motor ke sekolah, namun belum memiliki helm yang layak atau tidak menggunakan helm saat berboncengan.
”Ini bentuk kasih sayang kami. Kami lihat masih banyak anak-anak yang diantar orang tuanya ke sekolah tidak pakai helm. Padahal resiko kecelakaan ada di mana-mana. Helm ini bukan sekadar aksesoris, tapi penyelamat nyawa kalian. Saya minta, mulai hari ini, orang tua dan anak wajib pakai helm. Keselamatan itu nomor satu,” ujar AKBP Handoko.
Aksi simpatik tersebut mendapat sambutan hangat dari para siswa dan dewan guru. Para siswa yang menerima helm gratis mengaku senang dan berjanji akan selalu tertib berlalu lintas.
Pihak sekolah SMK Negeri 1 Ratahan mengapresiasi langkah humanis Kapolres Mitra tersebut. (Jimmy)