RATAHAN, LiputanMetroNews.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026, Kamis 01/10/2026.
Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli bertindak selaku inspektur upacara yang digelar di lapangan Kantor DPRD Mitra.
Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Fredy Tuda, Ketua DPRD Chris Rumansi, SP, MSi, perwakilan Forkopimda Minahasa Tenggara, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, para camat, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Mitra.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya tema peringatan tahun ini, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Menurutnya, tema tersebut sangat krusial dan visioner dalam menegaskan kembali fungsi utama Pancasila.
“Pancasila bukan hanya simbol negara, melainkan roh spiritual, etika sosial, dan jangkar moral yang menyatukan keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dari Sabang sampai Merauke, termasuk di Kabupaten Minahasa Tenggara,” ujar Bupati Ronald Kandoli.
Bupati juga menyoroti kompleksitas dinamika sosial politik serta transformasi digital yang terjadi pada tahun 2026. Ia mengingatkan ancaman saat ini tidak lagi berupa agresi fisik, melainkan penetrasi ideologi yang terselubung.
“Tantangan yang kita hadapi saat ini berupa penyebaran berita bohong (hoaks), radikalisme, serta polarisasi yang berpotensi memecah belah sendi-sendi kekeluargaan kita. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh jajaran birokrasi, aparatur pemerintah, dan segenap elemen masyarakat Minahasa Tenggara untuk senantiasa menyaring informasi, memperkuat literasi digital, dan menjadikan lima sila Pancasila sebagai tameng utama kehidupan sehari-hari,” tegasnya (Jimmy)